Rangkaian: Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Taubat Unik Terkini

7 views

YOBENTO – Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Taubat Kata Bijak terbaru ungkapan kata Mutiara penuh makna tertumpah dalam goresan tinta membentuk kalimat dalam balutan Kata Mutiara nan Bijak dan bermanfaat untuk memotivasi diri

Ayat alquran tentang taubat – Setiap manusia pasti pernah
melakukan dosa dan kesalahan, baik yang disengaja maupun yang tidak disengaja.
Manusia terbaik bukanlah yang tidak pernah berbuat dosa, tapi mereka yang
segera bertaubat kepada Allah ketika menyadari bahwa dirinya telah melakukan
perbuatan dosa. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “Setiap anak Adam pasti
berbuat dosa, dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah yang bertaubat”
(HR. Ibnu Majah)
.

Dalam terminologi agama islam, taubat berarti kembalinya
seseorang dari kemaksiatan menuju ketaatan kepada Allah. Dalam sebuah hadis
riwayat Ibnu Abbas, Rasulullah SAW mengungkapkan bahwa Allah sangat senang
dengan taubatnya seorang hamba, melebihi senangnya seseorang yang menemukan air
di saat dia sedang kehausan luar biasa, atau kegembiraan seseorang yang
dikaruniai anak setelah sekian lama mengalami kemandulan, atau senangnya
seseorang yang kehilangan barang kesukaan lalu menemukannya. Gambaran yang
Rasulullah bawakan dalam hadis tersebut menunjukkan bahwa Allah SWT sangat
mencintai hamba-Nya yang bertaubat.

Taubat yang baik harus dilakukan dengan sungguh-sungguh,
dalam istilah syariat disebut taubat nasuha. Jika maksiat yang dilakukan itu
hanya berkaitan dengan hak Allah, maka taubatnya harus memenuhi tiga syarat;
berhenti dari maksiat, menyesal, dan bertekad untuk tidak melakukan lagi di
kemudian hari. Namun jika maksiat yang dilakukan berkaitan dengan hak sesama
manusia, maka ada satu syarat tambahan yang harus dipenuhi selain tiga syarat
tersebut, yaitu meminta kerelaan dari orang yang bersangkutan.

ayat alquran tentang taubat

Kumpulan Dalil Ayat Alquran Tentang Taubat

Taubat merupakan sikap mulia bagi seseorang yang telah
berbuat maksiat dan dosa untuk kembali mendekat kepada Tuhannya. Berikut ini
beberapa ayat alquran tentang taubat yang tersebar di berbagai surat dalam
alquran.

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَبَيَّنُوا
فَأُولَئِكَ أَتُوبُ عَلَيْهِمْ وَأَنَا التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Kecuali mereka yang telah bertaubat, mengadakan perbaikan
dan menjelaskan(nya). Mereka itulah yang Aku terima taubatnya, dan Akulah Yang
Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-Baqarah: 160)

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bertaubat dan
menyukai orang-orang yang menyucikan diri. – (Q.S Al-Baqarah: 222)

إِنَّمَا التَّوْبَةُ عَلَى اللَّهِ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ
السُّوءَ بِجَهَالَةٍ ثُمَّ يَتُوبُونَ مِنْ قَرِيبٍ فَأُولَئِكَ يَتُوبُ اللَّهُ عَلَيْهِمْ
وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا * وَلَيْسَتِ التَّوْبَةُ لِلَّذِينَ يَعْمَلُونَ
السَّيِّئَاتِ حَتَّى إِذَا حَضَرَ أَحَدَهُمُ الْمَوْتُ قَالَ إِنِّي تُبْتُ الْآنَ
وَلَا الَّذِينَ يَمُوتُونَ وَهُمْ كُفَّارٌ أُولَئِكَ أَعْتَدْنَا لَهُمْ عَذَابًا
أَلِيمًا

Sesungguhnya taubat kepada Allah itu hanya (pantas) bagi
mereka yang melakukan perbuatan buruk karena ketidaktahuan, kemudian segera
bertaubat. Mereka itulah yang Allah terima taubatnya. Dan Allah Maha Mengetahui
lagi Maha Bijaksana. (17) Dan taubat itu tidaklah (diterima Allah) bagi mereka
yang melakukan perbuatan buruk hingga ketika ajal datang kepada seseorang di
antara mereka, (barulah) dia mengatakan, “Aku benar-benar bertaubat sekarang.”
Dan tidak (pula diterima taubat) dari orang-orang yang meninggal sedang mereka
berada dalam kekafiran. Bagi mereka itu telah Kami sediakan adzab yang sangat
pedih. (18) – (Q.S An-Nisa: 17-18)

وَاللَّهُ يُرِيدُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْكُمْ وَيُرِيدُ
الَّذِينَ يَتَّبِعُونَ الشَّهَوَاتِ أَنْ تَمِيلُوا مَيْلًا عَظِيمًا

Dan Allah hendak menerima taubatmu, sedang orang-orang yang
mengikuti keinginan hawa nafsunya menghendaki agar kamu berpaling
sejauh-jauhnya (dari kebenaran). – (Q.S An-Nisa: 27)

وَمَا أَرْسَلْنَا مِنْ رَسُولٍ إِلَّا لِيُطَاعَ بِإِذْنِ
اللَّهِ وَلَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ
وَاسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُولُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّابًا رَحِيمًا

Dan Kami tidak mengutus seorang rasul melainkan supaya
ditaati dengan seizin Allah. Dan sungguh, sekiranya mereka datang kepadamu
(Muhammad) setelah mendzalimi diri mereka sendiri, lalu memohon ampunan kepada
Allah, dan Rasul pun memohonkan ampunan untuk mereka, niscaya mereka mendapati
Allah sebagai Yang Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang. – (Q.S An-Nisa:
64)

إِلَّا الَّذِينَ تَابُوا وَأَصْلَحُوا وَاعْتَصَمُوا
بِاللَّهِ وَأَخْلَصُوا دِينَهُمْ لِلَّهِ فَأُولَئِكَ مَعَ الْمُؤْمِنِينَ وَسَوْفَ
يُؤْتِ اللَّهُ الْمُؤْمِنِينَ أَجْرًا عَظِيمًا

Kecuali orang-orang yang bertaubat, memperbaiki diri dan
berpegang teguh pada (agama) Allah dan dengan tulus ikhlas menjalankan agama
mereka semata-mata karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang-orang yang
beriman, dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang
yang beriman. – (Q.S An-Nisa: 146)

فَمَنْ تَابَ مِنْ بَعْدِ ظُلْمِهِ وَأَصْلَحَ فَإِنَّ
اللَّهَ يَتُوبُ عَلَيْهِ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Tetapi barangsiapa bertaubat setelah melakukan kedzaliman
dan memperbaiki diri, maka sesungguhnya Allah menerima taubatnya. Sesungguhnya
Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-Maidah: 39)

أَفَلَا يَتُوبُونَ إِلَى اللَّهِ وَيَسْتَغْفِرُونَهُ
وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon
ampunan kepada-Nya? Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-Maidah:
74)

وَإِذَا جَاءَكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِآيَاتِنَا
فَقُلْ سَلَامٌ عَلَيْكُمْ كَتَبَ رَبُّكُمْ عَلَى نَفْسِهِ الرَّحْمَةَ أَنَّهُ مَنْ
عَمِلَ مِنْكُمْ سُوءًا بِجَهَالَةٍ ثُمَّ تَابَ مِنْ بَعْدِهِ وَأَصْلَحَ فَأَنَّهُ
غَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan apabila orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami
datang kepadamu, maka katakanlah, “Salamun ‘alaikum (selamat sejahtera untuk
kamu sekalian).” Tuhanmu telah menetapkan sifat kasih sayang pada diri-Nya,
(yaitu) bahwa barangsiapa di antara kamu berbuat suatu keburukan karena
kebodohan, kemudian setelah itu dia bertaubat dan memperbaiki diri, maka
sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-An’am: 54)

وَالَّذِينَ عَمِلُوا السَّيِّئَاتِ ثُمَّ تَابُوا مِنْ
بَعْدِهَا وَآمَنُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَحِيمٌ

Dan orang-orang yang telah mengerjakan keburukan, kemudian
setelah itu mereka bertaubat dan beriman, niscaya setelah itu Tuhanmu sungguh
Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-A’raf: 153)

ثُمَّ يَتُوبُ اللَّهُ مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ عَلَى مَنْ
يَشَاءُ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ

Kemudian Allah menerima taubat kepada orang yang Dia
kehendaki. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S At-Taubah: 27)

وَآخَرُونَ اعْتَرَفُوا بِذُنُوبِهِمْ خَلَطُوا عَمَلًا
صَالِحًا وَآخَرَ سَيِّئًا عَسَى اللَّهُ أَنْ يَتُوبَ عَلَيْهِمْ إِنَّ اللَّهَ غَفُورٌ
رَحِيمٌ * خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِمْ بِهَا وَصَلِّ
عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلَاتَكَ سَكَنٌ لَهُمْ وَاللَّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ * أَلَمْ يَعْلَمُوا
أَنَّ اللَّهَ هُوَ يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ وَيَأْخُذُ الصَّدَقَاتِ وَأَنَّ
اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Dan (ada pula) orang lain yang mengakui dosa-dosa mereka,
mereka mencampuradukkan perbuatan yang baik dengan perbuatan lain yang buruk.
Mudah-mudahan Allah menerima taubat mereka, sesungguhnya Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang. (102) Ambillah zakat dari harta mereka, untuk membersihkan
dan menyucikan diri mereka, dan berdoalah untuk mereka. Sesungguhnya doamu itu
(menumbuhkan) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha
Mengetahui. (103) Tidakkah mereka mengetahui bahwa Allah menerima taubat
hamba-hamba-Nya dan menerima zakat(nya), dan sesungguhnya Allah Dialah Sang
Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang? (104) – (Q.S At-Taubah: 102-104)

التَّائِبُونَ الْعَابِدُونَ الْحَامِدُونَ السَّائِحُونَ
الرَّاكِعُونَ السَّاجِدُونَ الْآمِرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَالنَّاهُونَ عَنِ الْمُنْكَرِ
وَالْحَافِظُونَ لِحُدُودِ اللَّهِ وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِينَ

Mereka itu adalah orang-orang yang bertaubat, beribadah,
memuji (Allah), mengembara (demi ilmu dan agama), rukuk, sujud, menyuruh untuk
berbuat makruf dan mencegah dari yang mungkar, dan yang memelihara hukum-hukum
Allah. Dan sampaikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang beriman. – (Q.S
At-Taubah: 112)

لَقَدْ تَابَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ وَالْمُهَاجِرِينَ
وَالْأَنْصَارِ الَّذِينَ اتَّبَعُوهُ فِي سَاعَةِ الْعُسْرَةِ مِنْ بَعْدِ مَا كَادَ
يَزِيغُ قُلُوبُ فَرِيقٍ مِنْهُمْ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ إِنَّهُ بِهِمْ رَءُوفٌ رَحِيمٌ
* وَعَلَى الثَّلَاثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا حَتَّى إِذَا ضَاقَتْ عَلَيْهِمُ الْأَرْضُ
بِمَا رَحُبَتْ وَضَاقَتْ عَلَيْهِمْ أَنْفُسُهُمْ وَظَنُّوا أَنْ لَا مَلْجَأَ مِنَ
اللَّهِ إِلَّا إِلَيْهِ ثُمَّ تَابَ عَلَيْهِمْ لِيَتُوبُوا إِنَّ اللَّهَ هُوَ التَّوَّابُ
الرَّحِيمُ

Sungguh Allah telah menerima taubat Nabi dan orang-orang
Muhajirin serta orang-orang Ansar, yaitu orang-orang yang mengikuti Nabi pada
masa-masa sulit setelah hati segolongan dari mereka hampir berpaling, kemudian
Allah menerima taubat mereka. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha
Penyayang kepada mereka, (117) dan terhadap tiga orang yang ditinggalkan.
Hingga ketika bumi terasa sempit bagi mereka, padahal bumi itu luas dan jiwa
mereka pun telah (pula terasa) sempit bagi mereka, serta mereka telah mengetahui
bahwa tidak ada tempat berlindung dari (siksaan) Allah, melainkan hanya
kepada-Nya, kemudian Allah menerima taubat mereka agar mereka tetap dalam
taubatnya. Sesungguhnya Allah Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. (118) –
(Q.S At-Taubah: 117-118)

وَأَنِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا إِلَيْهِ
يُمَتِّعْكُمْ مَتَاعًا حَسَنًا إِلَى أَجَلٍ مُسَمًّى وَيُؤْتِ كُلَّ ذِي فَضْلٍ فَضْلَهُ
وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ عَذَابَ يَوْمٍ كَبِيرٍ

Dan hendaklah kamu memohon ampunan kepada Tuhanmu dan
bertaubatlah kamu kepada-Nya, niscaya Dia akan memberi kenikmatan yang baik
kepadamu sampai waktu yang telah ditentukan. Dan Dia akan memberikan
karunia-Nya kepada setiap orang yang berbuat kebaikan. Dan jika kamu berpaling,
maka sesungguhnya aku takut kamu akan ditimpa adzab pada hari yang besar
(Kiamat). – (Q.S Hud: 3)

وَيَا قَوْمِ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ ثُمَّ تُوبُوا
إِلَيْهِ يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَارًا وَيَزِدْكُمْ قُوَّةً إِلَى قُوَّتِكُمْ
وَلَا تَتَوَلَّوْا مُجْرِمِينَ

Dan (Hud berkata), “Wahai kaumku, mohonlah ampunan kepada
Tuhanmu lalu bertaubatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat
deras kepadamu, dan Dia akan menambahkan kekuatan di atas kekuatanmu. Dan
janganlah kamu berpaling menjadi orang-orang yang berdosa.” – (Q.S Hud: 52)

ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ عَمِلُوا السُّوءَ بِجَهَالَةٍ
ثُمَّ تَابُوا مِنْ بَعْدِ ذَلِكَ وَأَصْلَحُوا إِنَّ رَبَّكَ مِنْ بَعْدِهَا لَغَفُورٌ
رَحِيمٌ

Kemudian, sesungguhnya Tuhanmu (mengampuni) orang-orang yang
berbuat keburukan karena kebodohannya, kemudian setelah itu mereka bertaubat
dan memperbaiki (dirinya). Sesungguhnya Tuhanmu setelah itu benar-benar Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S An-Nahl: 119)

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَأُولَئِكَ
يَدْخُلُونَ الْجَنَّةَ وَلَا يُظْلَمُونَ شَيْئًا

Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh,
maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dizhalimi (dirugikan) sedikit pun. –
(Q.S Maryam: 60)

وَتُوبُوا إِلَى اللَّهِ جَمِيعًا أَيُّهَ الْمُؤْمِنُونَ
لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ

Dan bertaubatlah kamu semua kepada Allah wahai orang-orang
yang beriman agar kamu beruntung. – (Q.S An-Nur: 30-31)

إِلَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ عَمَلًا صَالِحًا
فَأُولَئِكَ يُبَدِّلُ اللَّهُ سَيِّئَاتِهِمْ حَسَنَاتٍ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا
رَحِيمًا

kecuali orang-orang yang bertaubat, beriman dan beramal
saleh, maka keburukan mereka diganti Allah dengan kebaikan. Allah Maha
Pengampun lagi Maha Penyayang. – (Q.S Al-Furqan: 70)

وَمَنْ تَابَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَإِنَّهُ يَتُوبُ إِلَى
اللَّهِ مَتَابًا

Dan barangsiapa bertaubat dan beramal saleh, maka
sesungguhnya dia bertaubat kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya. –
(Q.S Al-Furqan: 71)

فَأَمَّا مَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحًا فَعَسَى
أَنْ يَكُونَ مِنَ الْمُفْلِحِينَ

Maka adapun orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh,
maka mudah-mudahan dia termasuk orang yang beruntung. – (Q.S Al-Qashas: 67)

غَافِرِ الذَّنْبِ وَقَابِلِ التَّوْبِ شَدِيدِ الْعِقَابِ
ذِي الطَّوْلِ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ إِلَيْهِ الْمَصِيرُ

Allah Yang Maha mengampuni dosa dan Maha menerima taubat,
dan yang keras hukuman-Nya, dan yang memiliki karunia. Tidak ada tuhan selain
Dia, hanya kepada-Nya lah (semua makhluk) kembali. – (Q.S Ghafir: 3)

الَّذِينَ يَحْمِلُونَ الْعَرْشَ وَمَنْ حَوْلَهُ يُسَبِّحُونَ
بِحَمْدِ رَبِّهِمْ وَيُؤْمِنُونَ بِهِ وَيَسْتَغْفِرُونَ لِلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا
وَسِعْتَ كُلَّ شَيْءٍ رَحْمَةً وَعِلْمًا فَاغْفِرْ لِلَّذِينَ تَابُوا وَاتَّبَعُوا
سَبِيلَكَ وَقِهِمْ عَذَابَ الْجَحِيمِ

(Malaikat-malaikat) yang memikul ‘Arsy dan (malaikat) yang
berada di sekelilingnya bertasbih memuji Tuhannya, dan mereka beriman
kepada-Nya serta memohonkan ampunan untuk orang-orang yang beriman (seraya
berkata), “Ya Tuhan kami, rahmat dan ilmu yang ada pada-Mu meliputi segala
sesuatu, maka berilah ampunan kepada orang-orang yang bertaubat dan mengikuti
jalan-Mu dan selamatkan mereka dari adzab neraka yang menyala-nyala. – (Q.S
Ghafir: 7)

وَهُوَ الَّذِي يَقْبَلُ التَّوْبَةَ عَنْ عِبَادِهِ
وَيَعْفُو عَنِ السَّيِّئَاتِ وَيَعْلَمُ مَا تَفْعَلُونَ

Dan Dialah yang menerima taubat dari hamba-hamba-Nya dan
memaafkan kesalahan-kesalahan dan mengetahui apa yang kamu kerjakan. – (Q.S
As-Syura: 25)

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ
تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ
جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ يَوْمَ لَا يُخْزِي اللَّهُ النَّبِيَّ
وَالَّذِينَ آمَنُوا مَعَهُ نُورُهُمْ يَسْعَى بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَبِأَيْمَانِهِمْ
يَقُولُونَ رَبَّنَا أَتْمِمْ لَنَا نُورَنَا وَاغْفِرْ لَنَا إِنَّكَ عَلَى كُلِّ
شَيْءٍ قَدِيرٌ

Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah
dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus
kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga yang di bawahnya mengalir
sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak mengecewakan Nabi dan orang-orang
beriman yang bersama dengannya; sedang cahaya mereka memancar di hadapan dan di
sebelah kanan mereka, sambil mereka berkata, “Ya Tuhan kami, sempurnakanlah
untuk kami cahaya kami dan ampunilah kami. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas
segala sesuatu.” – (Q.S At-Tahrim: 8)

فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ إِنَّهُ
كَانَ تَوَّابًا

Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampunan
kepada-Nya. Sesungguhnya Dia Maha Penerima taubat. – (Q.S An-Nashr: 3)

Itulah beberapa ayat alquran tentang taubat yang semoga bisa
menjadi renungan bagi diri kita untuk senantiasa menjaga diri dari segala
perbuatan dosa dan maksiat serta bersegera bertaubat memohon ampunan kepada
Allah ketika menyadari telah melakukan suatu dosa.

Itulah postingan yang berjudul Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Taubat Semoga memberi inspirasi bagi para pembaca semua.Akhir kata admin ucapkan terima kasih 🙂 silahkan Berbagi postingan ini karena itu akan sangat membantu admin agar lebih semangat lagi.

Diatas adalah rangkaian kata mutiara untuk kita resapi semoga bisa menambah koleksi kata bijak dalam hidup anda, bagikan Kumpulan Ayat-Ayat Alquran Tentang Taubat jika dirasa bermanfaat

Tags: #AlQuran #AyatAyat #Kumpulan #Rangkaian #Taubat #tentang #Terkini #Unik

loading...